PEMANTAUAN PENERAPAN INSTRUMEN PEMANFAATAN FABA DI PLTU TARAHAN

BPSILHK Palembang.__Dalam rangka pelaksanaan kegiatan program Kualitas Lingkungan Hidup (KLH) tahun anggaran 2022, Tim BPSILHK Palembang, yaitu Kasi Pengujian dan Verifikasi Penilaian Kesesuaian, Ismed Syahbani, S.Hut, dua orang Pengendali Dampak Lingkungan (PEDAL), Johan P. Tampubolon, S.Hut, M.Si dan Joni Muara, SP, M.Si, serta Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), Teten R. Saepuloh, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pengumpulan data lapangan terkait penerapan instrumen pengeloaan limbah non B3 yang difokuskan pada pemanfaatan FABA (Fly Ash Bottom Ash) di PLTU Tarahan, Kab. Lampung Selatan, dari tanggal 4 sd 7 Agustus 2022.


Selain melakukan sosialisasi terkait Permen LHK No. 19 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengelolaan Limbah Non B3, Tim BPSILHK Palembang juga melakukan kunjungan ke lokasi pembuatan dan gudang penyimpanan produk pemanfaatan FABA di PLTU Tarahan.
Dengan kapasitas 2 x 100 MW, PLTU Tarahan yang dioperasikan oleh PT. PLN (Persero) ini menghasilkan 100 ton Fly Ash dan 2 Ton Bottom Ash dalam 1 hari, yang secara internal masih dimanfaatkan untuk membuat bahan bangunan seperti Batako, Konblock, Pavingblock, dan Panel Pagar Beton, serta Tetrapod yang berfungsi sebagai pemecah/penahan ombak.
Selanjutnya Tim BPSILHK Palembang juga berkesempatan mengunjungi UMKM (CV. Damay) binaan PLTU Tarahan di Kota Bandar Lampung. Hampir sama seperti di lokasi PLTU Tarahan, CV. Damay memanfaakan FABA untuk pembuatan Konblock, Pavingblock, dan juga Roster, serta Bata Interlock.


Hasil dari kunjungan ini mendapatkan beberapa inputan terkait potensi dan kendala penerapan Permen LHK No. 19 Tahun 2021. Beberapa poin inputan yang yang dibahas antara lain adalah tentang perlunya standar khusus terhadap pemanfaatan FABA, standar pemanfaatan FABA pada tambang lain, inovasi yang sudah dilakukan dalam pemanfaatan FABA, dan juga perlunya sosialiasi yang masif terkait pemanfaatan FABA kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.