BPSILHK Palembang Gelar Kick-Off Meeting AFoCO/035/2022 project

Kegiatan kick-off meeting proyek AFoCO/035/2022 “Improved Local Community Livelihoods Through Increased Benefits From Non-Timer Forest Products (NTFP): Modelling Scalable Community – Based Enterprises In Asia” dilaksanakan BPSILHK Palembang di hotel the Melio Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan pada Senin (3/6/2024). Dihadiri oleh lebih kurang 100 peserta, kegiatan ini menandai dimulainya proyek secara resmi.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Ir. Yulius., M.Si. Dalam sambutan Bupati Muara Enim yang dibacakannya, Sekda Kabupaten Muara Enim menyampaikan bahwa Bupati sangat mengapresiasi kegiatan dan pemilihan lokasi kegiatan. Beliau berharap selepas kegiatan ini, nantinya Muara Enim bukan hanya dikenal sebagai kota penghasil kopi terbaik tapi juga dikenal sebagai kota yang memiliki produk-produk dari jernang.

Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen (BSI) LHK, Dr. Nur Sumedi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jernang menjadi salah satu prioritas penelitian dan pengembangan waktu organisasi BSILHK masih menjadi Badan Litbang dan Inovasi. Setelah menjadi BSI, kegiatan kelitbangan ini akan dilengkapi dengan diformulasikannya standar pengelolaan agar jernang di hutan alam tetap lestari dan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat Muara Enim.

Hal tersebut juga menjadi perhatian BPSILHK Palembang selaku organisasi pelaksana proyek. Dalam laporan panitia penyelenggara, Kepala BPSILHK Palembang, Bayu Subekti, melaporkan bahwa tujuan pelaksanaan kick-off meeting ini adalah untuk menyamakan persepsi dengan para pihak meliputi satker di bawah pemerintah daerah lingkup Kabupaten Muara Enim, satker di bawah pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, UPT KLHK Provinsi Sumatera Selatan serta pihak-pihak terkait lainnya mengenai pentingnya upaya pengelolaan jernang di hutan alam yang berkelanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Bayu juga berharap melalui sosialisasi proyek ini, BPSILHK Palembang akan mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait agar tujuan proyek dapat tercapai yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga hutan tetap lestari.

Pada acara diskusi, para Pihak menyampaikan harapan yang besar agar Proyek AFOCO/035/2022 dapat memberikan dampak nyata sebagai upaya menjadikan jernang sebagai komoditas unggulan Kabupaten Muara Enim. Di kesempatan tersebut para Pihak juga memberikan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kerjasama ini selanjutnya.

Share Article:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like:

PIMPINAN

KEPALA BALAI MENYAPA

Rumah baru di organisasi KLHK ini akan menjadi tempat dibangun dan dikembangkannya sinergi kolaborasi berbagai organisasisehingga dapat mewujudkan tata kelola LHK yang lebih kuat guna menjamin keberlanjutan sumber daya alam, ekonomi dan keberlanjutan sosial.

Recent Posts

  • All Post
  • Fokus Kita
  • Majalah
  • Peraturan Pemerintah
  • Seputar LHK
  • Standarnesia
  • Uncategorized
  • Undang-undang

Majalah Intens

Majalah Intens menyajikan beragam informasi mengenai implementasi standar lingkungan hidup dan kehutanan, mulai dari perumusan, pengembangan serta penerapan standar dan penilaian kesesuaian standar instrumen.

Jam Operasional

Maps

Edit Template

About Me

 

Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Palembang

© 2024 Created with BPSILHK PALEMBANG