Pedal BPSILHK Palembang Belajar dari Bimtek Persiapan Akreditasi Laboratorium Lingkungan Kabupaten Lampung Tengah

Dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM mengemban tusi organisasi barunya sebagai pengawal penerapan standar instrumen lingkungan hidup dan kehutanan di tingkat tapak, BPSI LHK Palembang mengikutsertakan  2 orang tenaga Pengendali Dampak Lingkungan (Pedal) didampingi Kepala Seksi Pemantauan dan Fasilitasi Penerapan dalam pelaksanaan kegiatan Pembinaan Akreditasi Laboratorium Lingkungan UPTD DLH Kabupaten Lampung Tengah (Labling Lampung Tengah).  Pembinaan dilakukan dan difasilitasi oleh tim dari Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup (PSIKLH) pada tanggal 17-20 Mei 2022.

Labling Lampung Tengah telah aktif melakukan uji profisiensi dan pengujian kualitas lingkungan sejak tahun 2018 berupa pengujian air limbah industry tapioca, CPO, kegiatan fasyankes dan penggemukan sapi. Jumlah parameter yang dapat dianalisa sebanyak 8 (delapan) parameter yaitu PH, TSS, DO, BOD, COD, MINYAK/LEMAK, NH3 dan SIANIDA. 

Bimtek bertujuan membantu persiapan Labling Lampung Tengah memasuki tahap asesmen akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan registrasi dari Pusfaster yang ditargetkan pada September 2022.  Bimbingan yang dilakukan mencakup penerapan standar kegiatan laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017, pengambilan sampel (contoh uji) air sungai dan air limbah, verifikasi metode dan falidasi alat serta pemberkasan dokumen untuk pendaftaran akreditasi melalui aplikasi KAN MIS.

Dalam kesempatan ini, pedal BPSI LHK Palembang mempelajari dan mempraktekkan metode pengambilan contoh uji air untuk pengujian fisika dan kimia sesuai dengan  SNI 8990:2021, mempraktekkan metode pengambilan contoh uji air yang berada dalam badan air permukaan (sungai, anak sungai, dan sejenisnya) untuk keperluan pengujian parameter fisika dan kimia air sesuai dengan SNI 8995:2021. serta mempelajari cara penggunaan alat pengambil contoh air point sampler tipe horisontal dan tipe vertikal. Manfaat nyata juga diperoleh terkait manajerial dan tata kelola laboratorium lingkungan, memperluas jejaring kerja, serta menambah wawasan mengenai implementasi pendampingan dan fasilitasi dalam penerapan standar instrumen di tingkat tapak khususnya dalam pengelolaan laboratorium lingkungan.

Dengan mengikuti kegiatan di atas, diharapkan SDM Pedal BPSILHK Palembang dapat lebih memahami tugasnya dan mendapatkan pengalaman mengenai pelaksnaan tugas-tugasnya di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.